Kali ini, bukan cerita
Aku sadar
kalau rasa sakitnya sudah tidak seberapa
Mau menangis
pun sudah mulai susah
Aku kira
itu pertanda yang baik
Aku kira
diriku sudah bisa perlahan menerima
Ternyata, aku
kehilangan semua rasa yang ku taruh di piringku
Porsi
makanku yang sebegitu banyaknya, pernah memang karena aku suka rasanya
Tapi,
sekarang, setiap porsi yang aku tambahkan hanya untuk menjawab pertanyaan
Kenapa
nggak ada rasanya?
Anehnya,
kamu tidak tahu tentang ini
Aku memasak
makanan yang selalu kita masak bersama
Kali ini, makanannya
tidak hambar
Rasanya
familiar –seperti sedang menikmatinya berdua sama kamu
Harusnya
aku senang atas itu
Tapi,
setiap suapan membuatku sesak saja
Harus
menunggu pipi kering sebelum suapan selanjutnya
Karena
pasti akan basah lagi
Sudah gila,
mungkin, ya
Lebih mudah
merasa dekat karena memakan makanan andalanmu
Daripada mencoba
meraihmu di sela waktu
Aku bingung
harus apa
Lelah, tapi
tidak punya kuasa atas apa-apa
Comments
Post a Comment